Lansia Didorong Vaksin RSV Sebelum Berangkat Umrah dan Haji: Lindungi Diri dari Risiko Infeksi Pernapasan

Kategori : Umrah, News, Ditulis pada : 17 Juli 2025, 16:29:52

Vaksin-RSV.jpg

Para jemaah lanjut usia yang hendak menunaikan ibadah haji atau umrah dianjurkan untuk menerima vaksin RSV (Respiratory Syncytial Virus) guna mencegah infeksi saluran pernapasan yang bisa berakibat serius.

Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama, Guru Besar dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, menjelaskan bahwa vaksin RSV sangat penting terutama bagi lansia dan mereka yang memiliki penyakit penyerta. “Virus RSV bisa menyebabkan bronkiolitis dan pneumonia berat, khususnya pada kelompok rentan,” terangnya dalam acara temu media di Jakarta, Rabu (17/7/2025).

Masuk Daftar Vaksin Rekomendasi Haji-Umrah
Saat ini, vaksin RSV telah direkomendasikan bagi calon jemaah haji dan umrah, bersamaan dengan vaksin influenza dan pneumonia. Vaksin meningitis tetap menjadi syarat wajib.

Risiko penularan virus ini sangat tinggi di tempat keramaian seperti saat haji dan umrah. Bahkan, pemerintah Arab Saudi sudah memasukkan vaksin RSV dalam program imunisasi nasional untuk lansia. Prof. Tjandra menambahkan, gejala RSV kerap menyerupai flu biasa seperti batuk, pilek, dan demam ringan, padahal bila tidak ditangani bisa berkembang menjadi kondisi berat hingga kematian.

Seiring pertambahan usia, daya tahan tubuh pun ikut menurun (ARDI/age-related decline in immunity), membuat lansia lebih mudah terinfeksi RSV, COVID-19, maupun influenza.

Transmisi Cepat, Efeknya Berat
Vaksinolog dr. Dirga Sakti Rambe mengingatkan bahwa ibadah haji dan umrah melibatkan pergerakan massa dalam skala besar, sehingga risiko tertular virus sangat tinggi. Virus RSV menular lewat droplet saat batuk atau bersin, atau kontak langsung dengan cairan tubuh orang yang terinfeksi.

Jika lansia terpapar, dampaknya bisa berat: mulai dari rawat inap hingga membutuhkan perawatan lanjut pasca keluar dari rumah sakit. Orang-orang di sekitar pasien bahkan bisa 6 kali lebih berisiko ikut tertular.

Durasi pengobatan RSV biasanya berlangsung sekitar 3 hari untuk pasien rawat jalan dan hingga 7 hari bagi yang dirawat di rumah sakit. “Vaksinasi lansia bukan hanya untuk melindungi diri sendiri, tapi juga bagian dari perlindungan jamaah secara menyeluruh,” ujar dr. Dirga.

Sumber: HIMPUH News

Cari Blog

10 Blog Terbaru

10 Blog Terpopuler

Kategori Blog

1.Umrah
2.Haji
3.Blog
4.News
Chat Dengan Kami
built with : https://safar.co.id