Layanan Imigrasi Saudi Makin Canggih, Proses Deportasi dan Pemeriksaan Bandara Kini Serba Otomatis

Kategori : Umrah, Haji, News, Ditulis pada : 10 November 2025, 16:25:28

1762418638713.jpeg

Arab Saudi Siapkan Platform Digital untuk Deportasi Mandiri dan Layanan Imigrasi Canggih

Pemerintah Arab Saudi terus melangkah maju dalam transformasi digital layanan imigrasi.
Direktorat Jenderal Paspor (Jawazat) mengumumkan akan segera meluncurkan “Self-Deportation Platform”, sebuah sistem daring yang memungkinkan penduduk ilegal mengurus sendiri proses kepulangannya tanpa perlu datang langsung ke kantor imigrasi seperti sebelumnya.

Menurut Mayor Jenderal Saleh Al-Murabba, Pejabat Pelaksana Direktur Jenderal Jawazat, sistem ini akan menggantikan metode tradisional dalam penanganan pelanggar peraturan residensi, tenaga kerja, dan keamanan perbatasan.
“Peluncurannya akan dilakukan segera setelah seluruh aspek keamanan, teknis, dan operasional diselesaikan,” ujarnya dalam Forum Pemerintahan Digital 2025 di Riyadh, dikutip dari Saudi Gazette, Kamis (6/11/2025).

Melalui platform ini, warga ilegal dapat mengakses layanan deportasi secara digital, menyelesaikan proses perjalanan secara mandiri, dan menghindari antrean panjang di kantor imigrasi.


Smart Track: Teknologi Canggih di Bandara Saudi

Selain platform deportasi mandiri, Jawazat juga memperkenalkan jalur pintar (Smart Track) — sistem otomatis yang memungkinkan penumpang melintas dan diverifikasi identitasnya melalui kamera canggih berbasis AI.
Teknologi ini mampu mengenali hingga 35 orang secara bersamaan tanpa kontak langsung dengan petugas paspor.

Mayor Jenderal Al-Murabba juga menambahkan, pihaknya akan mengimplementasikan teknologi “Digital Twins”, yaitu sistem analisis berbasis model data yang memantau pola pergerakan kerumunan, menghitung waktu tunggu, dan menilai tingkat kepuasan penumpang. Teknologi ini telah diuji saat musim haji 1445 H (2024).


Transformasi Digital Layanan Paspor dan Perbatasan

Arab Saudi juga telah memperkenalkan paspor digital melalui platform Absher, dan tengah menyiapkan perjanjian internasional agar sistem ini bisa digunakan lintas negara.
Dengan sistem digital tersebut, prosedur keberangkatan akan menjadi lebih efisien — tanpa perlu pemeriksaan manual oleh petugas di area imigrasi. Semua proses akan dilakukan melalui perangkat pintar dan kamera digital yang terhubung langsung ke sistem keamanan nasional.

Jawazat juga berencana membangun gerbang data terpadu (Unified Gateway) untuk memfasilitasi pertukaran data penumpang antarnegara, mempercepat koordinasi antarotoritas imigrasi global.

“Lebih dari 100 layanan digital kini tersedia di platform Absher, melayani 24 juta pengguna sepanjang tahun 2024,” ujar Al-Murabba. Ia menambahkan bahwa layanan baru Smart Voice Agent kini beroperasi 24 jam tanpa intervensi pegawai, dan dapat diakses melalui nomor 992.

Dengan kemajuan ini, Arab Saudi menegaskan posisinya sebagai pelopor digitalisasi sektor imigrasi di kawasan Timur Tengah, mendukung penuh visi besar Saudi Vision 2030 menuju layanan publik yang efisien, modern, dan berbasis kecerdasan buatan.

sumber: HIMPUHNEWS

Cari Blog

10 Blog Terbaru

10 Blog Terpopuler

Kategori Blog

1.Umrah
2.Haji
3.Blog
4.News
Chat Dengan Kami
built with : https://safar.co.id